Optimalisasi Nilai Ekonomi Limbah Pertanian Desa Jragung melalui Inovasi Teh Rambut Jagung yang Memiliki NIB untuk Legalitas Produk & Pengelolaan E-Commerce Pada Produk Desa Jragung

k3 03 a2 g1

Foto Bersama Peserta dan Mahasiswa KKN-T IDBU 25 Pada Kegiatan Sosialisasi Pembuatan Teh Dari Limbah Rambut Jagung

Jragung, 18 Juli 2026 – Tim KKN-T IDBU 25 Universitas Diponegoro menyelenggarakan Multidisiplin yang bertema “Optimalisasi Nilai Ekonomi Limbah Pertanian Desa Jragung melalui Inovasi Teh Rambut Jagung sebagai Produk Pangan Fungsional Bernilai Gizi Berbasis Pendekatan Multidisiplin dan Berdaya Saing melalui E-Commerce” yang dilaksanakan di Balai Desa Jragung, 18 Juli 2026. Program kerja ini berisikan rangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi pemanfaatan limbah rambut jagung, manfaat limbah rambut jagung, hingga pemasaran produk melalui platform digital.

k3 03 a2 g2

Dokumen Pernyataan Nomor Induk Berusaha

Dalam program kerja ini, tim KKN terbagi ke dalam beberapa fokus tugas sesuai bidang keahlian masing-masing. Penulis bertanggung jawab pada dua aspek, yaitu legalitas usaha (NIB) dan pengelolaan akun shopee. Dalam fokus legalitas, penulis mendampingi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) sebagai bentuk legalitas resmi usaha Teh Rambut Jragung. Proses ini meliputi pengisian data usaha, klasifikasi bidang usaha dan penerbitan NIB yang menjadi syarat penting agar usaha dapat berjalan secara sah dan dapat mengakses program pemerintah maupun kemitraan usaha kedepannya.

k3 03 a2 g3 k3 03 a2 g4

Pemaparan Pemasaran Teh Rambut Jagung Melalui E-Commerce serta Foto Produk Teh Rambut Jagung

Pada pengelolaan akun shopee, penulis bertugas membuat dan mengelola akun toko Shopee resmi usaha desa, termasuk pengaturan profil toko, penyusunan deskripsi dan foto produk. Hal ini bertujuan untuk membuka kanal pemasaran digital yang mudah diakses oleh konsumen di luar wilayah.

Program kerja ini juga mendorong tujuan SDGs 2 (Zero Hunger) melalui pengembangan produk pangan fungsional berbahan limbah pertanian yang bernilai gizi serta SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan branding dan pemasaran digital untuk meningkatkan peluang ekonomi masyarakat Desa Jragung. Dengan hadirnya program kerja ini, diharapkan menjadi fondasi berkelanjutan usaha sebagai sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat Desa Jragung, sekaligus mendukung pencapaian SDGs di tingkat desa.

Penulis

Diffa Alifia

Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro