Mahasiswa KKN-T UNDIP Edukasi Pembukuan Sederhana untuk Usaha Teh Rambut Jagung

k3 01 a2 g1

Foto Bersama Mahasiswa KKN-T UNDIP dan Peserta Sosialisasi Teh Rambut Jagung

 

Jragung, 18 Juli 2026 – Mahasiswa KKN-T IDBU 2025 Universitas Diponegoro Kelompok 3 memberikan edukasi dan pelatihan pembukuan sederhana kepada masyarakat Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan rambut jagung menjadi teh. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Jragung dengan sasaran masyarakat Desa Jragung, khususnya ibu rumah tangga RW 12 dan RW 13. Edukasi pembukuan diberikan untuk membekali masyarakat dengan kemampuan mencatat biaya produksi, pemasukan, dan pengeluaran serta menghitung potensi keuntungan dari usaha teh rambut jagung.

 

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan teh rambut jagung, masyarakat diperkenalkan dengan inovasi pemanfaatan rambut jagung menjadi produk bernilai tambah. Seiring dengan pengembangan produk tersebut, diperlukan pula pencatatan keuangan sederhana agar masyarakat dapat mengetahui biaya yang dikeluarkan, pemasukan yang diperoleh, serta keuntungan dari usaha yang dijalankan. Kegiatan edukasi pembukuan diawali dengan pengenalan mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam menjalankan usaha. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa pembukuan tidak hanya diperlukan oleh usaha berskala besar, tetapi juga dapat diterapkan pada usaha rumah tangga dengan cara yang sederhana. 

 

k3 01 a2 g2
Penyampaian Materi Pembukuan Keuangan Usaha Teh Rambut Jagung

 

Selanjutnya, mahasiswa memberikan pelatihan mengenai penggunaan buku pembukuan sederhana usaha teh rambut jagung. Buku tersebut dirancang sebagai alat bantu yang praktis bagi masyarakat untuk mencatat berbagai transaksi usaha, mulai dari pengeluaran yang berkaitan dengan proses produksi hingga pemasukan dari penjualan produk. Masyarakat juga diperkenalkan dengan cara menggunakan catatan tersebut sebagai dasar untuk menghitung keuntungan usaha.

 

Pelatihan dilakukan secara langsung dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat agar mudah dipahami. Peserta dapat melihat contoh pencatatan biaya produksi dan pemasukan kemudian mencoba memahami cara menghitung hasil usaha berdasarkan data yang dicatat. Pendampingan dilakukan selama kegiatan berlangsung sehingga peserta dapat berdiskusi mengenai jenis pengeluaran maupun pemasukan yang perlu dicatat dalam usaha teh rambut jagung.

 

k3 01 a2 g3 k3 01 a2 g4

k3 01 a2 g5
Cover Buku, Materi, dan Contoh Pembukuan Keuangan Usaha Teh Rambut Jagung

 

Program pembukuan sederhana ini menjadi salah satu bentuk pendekatan multidisiplin dalam pengembangan produk teh rambut jagung di Desa Jragung. Tidak hanya berfokus pada proses menghasilkan produk, masyarakat juga dibekali kemampuan dasar dalam mengelola aspek keuangan usaha. Dengan adanya pencatatan yang lebih teratur, masyarakat diharapkan dapat mengetahui perkembangan usaha dan menjadikan data keuangan sebagai acuan dalam menentukan produksi maupun pengembangan usaha selanjutnya.

 

Sebagai luaran kegiatan, mahasiswa memberikan buku pembukuan sederhana usaha teh rambut jagung yang dapat digunakan masyarakat untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran serta membantu menghitung keuntungan usaha. Buku tersebut diharapkan dapat terus digunakan ketika masyarakat mulai mengembangkan produk teh rambut jagung secara mandiri sehingga pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan secara lebih tertib dan terarah.

 

k3 01 a2 g6

k3 01 a2 g7
Buku Kas Harian dan Evaluasi Keuangan Usaha Teh Rambut Jagung

   

 

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penerapan inovasi dalam pemanfaatan rambut jagung serta pengelolaan usaha dengan pembukuan yang lebih teratur. Melalui program ini, mahasiswa KKN-T UNDIP Kelompok 3 berharap masyarakat Desa Jragung, khususnya ibu rumah tangga RW 12 dan RW 13, tidak hanya mampu memanfaatkan rambut jagung menjadi produk yang bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam mengelola keuangan usaha. Pemanfaatan limbah pertanian yang disertai dengan pembukuan sederhana diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung pengembangan usaha berbasis potensi lokal serta meningkatkan nilai ekonomi produk Teh Rambut Jagung Desa Jragung.

 

Penulis

Aura Fitria Maharani

Matematika, Universitas Diponegoro