

Jragung, 23 Juli 2026 – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-T IDBU 25) Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan kegiatan multidisiplin bertajuk “Optimalisasi Potensi Jagung Lokal melalui Inovasi Dimsum Jagung” yang bertempat di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak pada Kamis, 23 Juli 2026. Program ini dirancang untuk mendorong diversifikasi pangan lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas jagung yang melimpah di wilayah tersebut.
Pelaksanaan program kerja multidisiplin ini turut mendapatkan pendampingan, arahan, serta dukungan penuh dari jajaran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T IDBU 25 Undip, yaitu Dr. Ir. Suyatno, M.Kes., Lilis Wijayanti, S.Gz., M.Gz., serta Syafira Noor Pratiwi, S.Gz., M.Gz., Dietisien. Kehadiran tim DPL memastikan setiap tahapan edukasi gizi, pengelolaan produk, hingga pelaksanaan pendampingan di lapangan berjalan sesuai dengan standar akademis dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu. Halida Sandra Cahayanti Supriyanto, mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP Undip, mengambil peran dalam pendampingan lapangan serta pengondisian partisipasi masyarakat. Pendekatan ini berfokus pada penguatan partisipasi publik dan kelembagaan inklusif guna mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 16 (Kedamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) serta SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berfokus pada keterlibatan dan partisipasi aktif warga. Antusiasme ibu-ibu desa saat mempraktikkan secara langsung pembuatan dimsum jagung menjadi kunci penting agar inovasi pangan lokal ini dapat terus berlanjut di Desa Jragung,” ungkap Halida.
Melalui sinergi riset formulasi resep, pendampingan partisipasi warga, hingga digitalisasi promosi di bawah arahan tim DPL, program multidisiplin KKN Undip ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat Desa Jragung.
Penulis
Halida Sandra Cahayanti Supriyanto
Ilmu Pemerintahan, Universitas Diponegoro
