Proses Survey Limbah Pertanian dan Pembuatan Peta untuk Mendukung SDGs 2 & 8 di Desa Jragung

Demak (18/07/2026) – Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosialisasi dalam program “Optimalisasi Nilai Ekonomi Limbah Pertanian Desa Jragung melalui Inovasi Teh Rambut Jagung sebagai Produk Pangan Fungsional bernilai Gizi berbasis pendekatan Multidisiplin dan Berdaya Saing melalui E-Commerce”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Program kerja ini berisikan rangkaian kegiatan yang bermuara pada sosialisasi pemanfaatan limbah rambut jagung, mulai dari proses sortasi basah, pengeringan menggunakan oven, penggilingan, hingga pengemasan produk teh siap seduh, serta pelatihan pemasaran produk melalui platform digital seperti Shopee dan Tokopedia. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu PKK dan perwakilan kelompok tani setempat sebagai bentuk transfer pengetahuan secara langsung. Pada kegiatan ini, Mahasiswi Teknik Geologi Universitas Diponegoro – Ikhramah Sastika Maharani berkesempatan untuk merancang masterplan perencanaan program yang mencakup alur produksi, pengelolaan rantai pasok bahan baku, hingga strategi penetrasi pasar berbasis e-commerce guna memastikan keberlanjutan usaha.

k3 07 a2 g1

Kegiatan Suervey Lokasi Perkebunan

Seminggu sebelum program, dilaksanakan survey terkait lokasi pertanian jagung sebagai komoditi utama Desa Jragung. Survey sebelumnya dilakukan melalui citra udara kemudian dilakukan digitasi peta untuk melihat persebaran lokasi perkebunan jagung sekaligus mengestimasi potensi volume limbah rambut jagung yang dihasilkan setiap musim panen. Setelah itu dilakukan survey lapangan untuk berkoordinasi langsung dengan puluhan petani jagung Desa Jragung guna memastikan ketersediaan bahan baku yang kontinu serta menjalin kesepakatan harga untuk rantai pasok yang saling menguntungkan.

k3 07 a2 g2

Foto produk jadi siap jual “Sari Loka Jragung”

Program ini mendukung SDGs 2 (Zero Hunger) melalui pengembangan produk pangan fungsional berbahan limbah pertanian yang bernilai gizi, serta SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan keterampilan produksi untuk meningkatkan peluang ekonomi masyarakat Desa Jragung. Melalui kegiatan edukasi dan pelatihan ini, diharapkan warga Desa Jragung dapat memanfaatkan limbah pertanian secara optimal serta memiliki keterampilan produksi yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan desa.

k3 07 a2 g3

Sesi Foto Bersama Selepas Keiatan Sosialisasi 

Pembuatan Teh Dari Limbah Rambut Jagung

Penulis

Ikhramah Sastika Maharani

Teknik Geologi Universitas Diponegoro