
Jragung, 20 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro, melaksanakan program edukasi Personal Hygiene melalui Cuci Tangan dan Potong Kuku sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi pada Anak SD di Posko Kelompok 3 KKN Desa Jragung, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan yang diikuti anak-anak SD 1 Jragung dan SD 2 Jragung ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyakit infeksi.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai dampak kebiasaan tidak mencuci tangan menggunakan sabun dan tidak memotong kuku secara rutin. Peserta dikenalkan dengan berbagai penyakit yang dapat timbul akibat kurangnya menjaga kebersihan diri, seperti sakit perut, mual dan muntah, belekan pada mata, serta cacingan. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, edukasi dilanjutkan dengan pemutaran video animasi yang mengisahkan seorang anak yang tidak menjaga kebersihan diri sehingga mudah terserang penyakit. Melalui media tersebut, peserta diajak memahami pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah beraktivitas, serta membiasakan memotong kuku secara rutin.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengikuti posttest setelah seluruh materi selesai disampaikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya personal hygiene sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi. Diharapkan, pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Selain pelaksanaan edukasi, kegiatan ini juga menghasilkan poster edukasi sebagai luaran program. Poster tersebut memuat pesan-pesan sederhana mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun pada waktu-waktu penting, menjaga kuku tetap pendek dan bersih melalui pemotongan secara rutin, serta menghindari kebiasaan menggigit kuku untuk membantu mencegah penyakit infeksi. Media edukasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pengingat bagi anak-anak agar terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah.
Penulis
Hidayatul Akmaliyah
Kedokteran, Universitas Diponegoro
