Demak — Menanamkan semangat berwirausaha tidak harus menunggu dewasa. Prinsip itulah yang mendasari salah satu program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Kelompok 1 di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang menggelar kegiatan “Pengenalan Jiwa Wirausaha untuk Anak-anak” pada Senin, 13 Juli 2026, di SDN 3 Jragung. Kegiatan ini digagas sebagai bentuk penerapan ilmu ekonomi yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak usia sekolah dasar. Sebanyak 30 siswa kelas 6 SDN 3 Jragung turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Materi pertama yang diperkenalkan adalah rantai kegiatan ekonomi, mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi. Konsep yang terkesan abstrak ini disederhanakan lewat contoh yang dekat dengan keseharian anak-anak, misalnya bagaimana jagung yang ditanam petani di desa mereka sendiri diolah menjadi emping jagung, kemudian didistribusikan ke warung atau pasar, hingga akhirnya dibeli dan dikonsumsi oleh masyarakat. Untuk memperkenalkan konsep mekanisme pasar, tim KKN mengadakan simulasi sederhana berupa “pasar-pasaran”, di mana anak-anak dibagi menjadi kelompok penjual dan pembeli. Melalui simulasi ini, anak-anak diajak memahami bagaimana harga terbentuk, mengapa suatu barang bisa menjadi lebih murah atau lebih mahal, serta bagaimana penjual dan pembeli sama-sama mencari keuntungan dari sebuah transaksi.Metode belajar sambil bermain ini dipilih agar materi lebih mudah diserap, mengingat rentang usia peserta yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Selain permainan pasar, anak-anak juga diajak mempraktikkan perhitungan keuntungan sederhana. Mereka diminta menghitung modal, biaya produksi, hingga harga jual dari sebuah produk fiktif, kemudian menentukan berapa keuntungan yang bisa mereka peroleh. Latihan ini bertujuan mengenalkan logika dasar berhitung dalam berdagang sejak dini, tanpa harus menggunakan istilah-istilah ekonomi yang rumit. Di sesi penutup, mahasiswa KKN memaparkan dasar-dasar kewirausahaan secara ringan, seperti pentingnya kejujuran dalam berdagang, keberanian mencoba hal baru, serta kreativitas dalam melihat peluang usaha di sekitar tempat tinggal. Anak-anak juga diajak berdiskusi mengenai cita-cita mereka, termasuk keinginan sebagian dari mereka untuk memiliki usaha sendiri di masa depan. Meski kegiatan berlangsung tanpa sesi sambutan formal dari pihak sekolah, antusiasme siswa kelas 6 SDN 3 Jragung terlihat sejak awal kegiatan, terutama saat sesi simulasi pasar-pasaran dan latihan menghitung untung berlangsung. Sebagian besar siswa aktif bertanya dan tampak bersemangat mempraktikkan peran sebagai penjual maupun pembeli.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap anak-anak Desa Jragung dapat memiliki bekal pemahaman dasar mengenai ekonomi dan kewirausahaan sejak dini, sehingga di masa depan mereka lebih siap melihat peluang usaha, termasuk memanfaatkan potensi produk lokal desa seperti hasil olahan jagung dan pisang yang selama ini menjadi andalan UMKM setempat.
Program ini merupakan salah satu kegiatan kerja individu bidang keilmuan Program Studi Ekonomi dalam rangkaian KKN Universitas Diponegoro Kelompok 1 di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.
