Dukung SDGs 4, Mahasiswa KKNT UNDIP Edukasi Cara Menabung dan Budgeting melalui Program “Jragung Cerdas Financial” di SD Negeri 3 Jragung

k1 01 a1 g1

Jragung (14/7) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPTEK Desa Binaan Universitas Diponegoro (IDBU) 25 Kelompok 1 melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan bertajuk “Jragung Cerdas Financial: Penguatan Literasi Keuangan Anak melalui Edukasi Pengelolaan Uang Saku dan Permainan Interaktif.” Program yang dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026 di SD Negeri 3 Jragung ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan literasi keuangan sejak usia dini. Salah satu materi yang diberikan dalam program ini berfokus ada edukasi mengenai cara menabung dan penyusunan budgeting sederhana sebagai bekal keterampilan hidup (life skills) bagi siswa kelas V dan VI.

 

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kebiasaan mengelola uang sejak dini. Anak-anak perlu dibekali pemahaman mengenai cara menggunakan uang saku secara bijak agar mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta merencanakan penggunaan uang secara sederhana sebagai bekal dalam mengambil keputusan finansial di masa depan.

 

k1 01 a1 g2

 

Materi diawali dengan pemberian studi kasus mengenai penggunaan uang saku. Siswa diminta membayangkan apabila memperoleh uang sebesar Rp500.000, kemudian menentukan bagaimana uang tersebut akan digunakan. Selanjutnya, peserta diberikan kondisi bahwa uang tersebut harus mencukupi kebutuhan selama satu bulan tanpa memperoleh tambahan uang saku. Melalui diskusi tersebut, siswa mulai memahami bahwa setiap pengeluaran perlu direncanakan dan didasarkan pada skala prioritas, bukan semata-mata mengikuti keinginan sesaat.

 

Berdasarkan hasil diskusi, mahasiswa KKNT menjelaskan bahwa salah satu langkah sederhana dalam mengelola uang adalah membiasakan diri untuk menabung. Peserta diperkenalkan pada konsep bahwa menabung bukan berarti menyimpan uang yang tersisa, melainkan menyisihkan sebagian uang terlebih dahulu sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya. Dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa diajak memahami bahwa kebiasaan menabung dapat dimulai dari nominal kecil apabila dilakukan secara konsisten.

 

Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan budgeting atau perencanaan penggunaan uang sebagai salah satu bentuk implementasi ilmu akuntansi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Melalui simulasi sederhana, peserta belajar membagi uang saku ke dalam beberapa alokasi, seperti tabungan, kebutuhan sekolah, dan keinginan. Siswa juga diajak memahami bahwa uang yang dimiliki akan lebih bermanfaat apabila direncanakan terlebih dahulu sebelum dibelanjakan. Dengan demikian, konsep budgeting tidak hanya membantu mengatur pengeluaran, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan finansial sejak usia dini.

 

k1 01 a1 g3

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi mengenai penggunaan uang saku, serta berpartisipasi dalam studi kasus yang diberikan. Melalui pembelajaran yang interaktif, siswa tidak hanya memahami cara menabung, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menyusun anggaran sederhana, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengelola uang secara lebih bertanggung jawab.

 

Untuk memperkuat pemahaman peserta dan sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKNT menyusun media edukasi berupa poster “Ayo Menabung” yang memuat ajakan untuk menabung, informasi mengenai manfaat menabung, serta langkah-langkah sederhana membangun kebiasaan menabung. Poster tersebut dirancang menggunakan ilustrasi menarik dan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar serta dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan.

 

Poster edukasi “Ayo Menabung” diserahkan kepada SD Negeri 3 Jragung agar dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di lingkungan sekolah. Diharapkan poster tersebut dapat menjadi sarana edukasi yang terus mengingatkan siswa mengenai pentingnya menabung, mengelola uang saku dengan bijak, serta membiasakan diri membuat perencanaan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

k1 01 a1 g4k1 01 a1 g5

 

Melalui program “Jragung Cerdas Financial: Penguatan Literasi Keuangan Anak melalui Edukasi Pengelolaan Uang Saku dan Permainan Interaktif,” mahasiswa KKNT IPTEK Desa Binaan Universitas Diponegoro berharap peserta mampu menerapkan kebiasaan sederhana dalam mengelola uang saku dan mulai dari menyisihkan uang untuk ditabung. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab sekaligus mendukung terwujudnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang membekali anak-anak dengan keterampilan hidup yang relevan dan bermanfaat bagi masa depan.