Ajakan Partisipasi Aktif Warga melalui Media Promosi dan Pengelolaan Acara Perlombaan Memasak Berbasis Isi Piringku dalam mendukung SDGs 2, 3, dan 12 di Desa Jragung

k3 10 a3 g1

Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba

Demak (25/07/2026) – Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Edukasi Isi Piringku melalui Perlombaan Memasak Berbasis Pangan Lokal Desa Jragung” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di Desa Jragung.Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal Sabtu, 25 Juli 2026 di Posko Kelompok 3 Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Program dilaksanakan dalam mendukung SDGs 2 (Zero Hunger) melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi, SDGs 3 (Good Health and Well-being) melalui edukasi pola makan sehat , serta SDGs (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal secara bijak dan berkelanjutan.

Tita Hapsari Kusumawardani dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro turut berperan dalam proses perancangan poster promosi, penyebaran informasi kegiatan, serta membantu perancangan dan pengelolaan acara sebagai bagian dari Event Organizer (EO). Keterlibatan tersebut meliputi penyusunan konsep acara, koordinasi pelaksanaan, serta pendampingan peserta agar kegiatan dapat berlangsung secara komunikatif dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

k3 10 a3 g2 k3 10 a3 g3

Poster promosi kegiatan perlombaan memasak berbasis Isi Piringku

Dalam rangka mendukung keberhasilan kegiatan, dilakukan pendekatan komunikasi kepada masyarakat melalui komunikasi antarpribadi dan komunitas, yaitu dengan mengikuti kegiatan pengajian warga, melakukan sowan kepada perangkat desa, serta menyampaikan informasi kegiatan secara langsung kepada kelompok ibu-ibu sekitar. Selain penyampaian informasi secara langsung kepada warga, kegiatan ini juga didukung dengan pembuatan poster promosi sebagai media publikasi agar informasi perlombaan dapat tersebar lebih luas dan menarik minat warga Desa Jragung untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, perlombaan memasak tidak hanya menjadi ajang kreativitas dalam mengolah pangan lokal, namun juga menjadi media edukasi bagi warga Desa Jragung untuk memahami dan menerapkan konsep Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, dapat mendukung terciptanya pola komunikasi yang lebih sehat, bergizi, serta mendorong pemanfaatan pangan lokal secara berkelanjutan.

Penulis

Tita Hapsari Kusumawardani

Ilmu Komunikasi, Universitas Diponegoro