
Jragung, 18 Juli 2026 – Mahasiswa KKN-T IDBU 25 Tahun 2026 Universitas Diponegoro Kelompok 3 melaksanakan kegiatan edukasi penggunaan aplikasi pembukuan digital Teman Bisnis bagi pelaku UMKM di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak sebagai bentuk implementasi SDGs (Sustainable Development Goals) ke-8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDGs ke-9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga pelaku usaha mampu melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib, praktis, dan efisien. Edukasi meliputi pentingnya pembukuan digital, pengenalan aplikasi Teman Bisnis, demonstrasi penggunaan aplikasi, serta pendampingan praktik pencatatan transaksi secara langsung.
Kegiatan dilaksanakan di rumah Bapak Edy Susanto, S.Sos. selaku Kepala Desa Jragung dengan melibatkan 12 pelaku UMKM Jragung. Berdasarkan wawancara dengan pengurus UMKM Desa Jragung yaitu Ibu Supriyanti (Pemilik UMKM Emping Jagung) dan hasil kuesioner form, masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan pencatatan transaksi secara rutin maupun menyimpan catatan keuangan secara permanen, sehingga pengelolaan keuangan usaha belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya edukasi pembukuan digital sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha berbasis teknologi.

Kegiatan edukasi ini diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pembukuan digital dalam mendukung perkembangan usaha. Peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai manfaat pembukuan digital, di antaranya membantu mengetahui keuntungan atau kerugian usaha secara otomatis, memudahkan penyusunan laporan keuangan, membantu pengambilan keputusan usaha, serta memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan aplikasi Teman Bisnis sebagai salah satu aplikasi pembukuan digital yang mudah digunakan oleh pelaku UMKM dan pedagang untuk mencatat aktivitas keuangan sehari-hari.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan aplikasi Teman Bisnis mulai dari proses mengunduh aplikasi, membuat akun, hingga melakukan pencatatan transaksi tunai dan non tunai. Mahasiswa KKN-T juga memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap peserta dalam menggunakan aplikasi Teman Bisnis. Peserta mempraktikkan cara memasukkan data transaksi serta melihat hasil pencatatan yang tersusun secara otomatis di dalam aplikasi.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN-T membagikan leaflet materi edukasi mengenai penggunaan aplikasi Teman Bisnis yang dapat dijadikan panduan oleh peserta untuk mempraktikkan kembali pembukuan digital secara mandiri setelah kegiatan selesai. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM Desa Jragung untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan digital sehingga mampu memonitor kondisi usahanya dengan lebih baik serta meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan.


Melalui kegiatan edukasi ini, pelaku UMKM Desa Jragung memperoleh pengetahuan serta keterampilan baru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan keuangan usaha. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat transformasi digital UMKM di Desa Jragung. Dengan penerapan pembukuan digital yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat daya saing, serta mendukung terwujudnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas usaha masyarakat dan SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan inovasi teknologi digital dalam pengelolaan usaha.
Penulis
Aura Fitria Maharani
Matematika, Universitas Diponegoro
