DALAM RANGKA MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL, MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNDIP YANG TERGABUNG DALAM TIM KKN IDBU 25 MENGEMBANGKAN WEBSITE DESA JRAGUNG UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN DAN POTENSI LOKAL

k1 03 a2 g1

Demak, 31 Juli 2026 — Transformasi digital menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan pemerintah desa untuk memperluas akses informasi publik sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan dan peluncuran website Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, dalam rangkaian kegiatan KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2025/2026.

Pengembangan website ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam mendukung digitalisasi layanan serta optimalisasi informasi pariwisata dan UMKM Desa Jragung.

k1 03 a2 g3

Website Desa Jragung resmi diluncurkan pada Jumat, 31 Juli 2026, bersamaan dengan sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi informasi desa serta tata cara pengelolaan dan pembaruan konten website kepada perangkat desa. Platform tersebut menghadirkan sejumlah menu utama, yaitu Profil, Wisata, UMKM, Layanan, dan Berita.

Kehadiran website menjadi langkah untuk menghimpun berbagai informasi desa dalam satu platform yang lebih terstruktur dan mudah diakses. Tidak hanya menyediakan informasi mengenai desa dan layanan, platform tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata dan produk UMKM kepada masyarakat yang lebih luas.

Mengoptimalkan Potensi Wisata dan UMKM

Salah satu fokus pengembangan website adalah meningkatkan visibilitas potensi pariwisata dan UMKM lokal. Sejumlah destinasi Desa Jragung, seperti Persemaian Bibit, Berkah Sejati Art, Masjid Nurul Huda Gablog, Lapang Tembak, dan Sendang Wuluh, dihimpun dalam direktori wisata digital.

Sementara itu, katalog UMKM memperkenalkan berbagai usaha masyarakat, di antaranya Arka Snack, NDC Bakery, Berkah Snack, Warung Kopi, Devy Bakery, Kedai Ayu Klaristik, dan Sale Pisang.

Pengintegrasian informasi tersebut memudahkan masyarakat dari luar Desa Jragung untuk mengenali potensi wisata dan produk lokal. Bagi pelaku UMKM dan pengelola wisata, kehadiran platform digital juga membuka ruang untuk memperkenalkan usaha dan potensi yang mereka kelola kepada khalayak yang lebih luas.

Salah satu pihak yang terlibat dalam penggalian informasi potensi lokal adalah Ibu Puji, pelaku UMKM sekaligus pengelola wisata Sendang Wuluh. Menurutnya, kehadiran platform digital dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi Desa Jragung yang selama ini lebih banyak dikenal oleh masyarakat sekitar.

k1 03 a2 g2

Mendorong Keberlanjutan

Peluncuran website tidak menjadi akhir dari proses digitalisasi. Pada kegiatan yang sama, mahasiswa memberikan sosialisasi dan pengenalan tata cara pengelolaan website kepada perangkat desa agar informasi dapat terus diperbarui dan platform dapat dikelola secara mandiri setelah pelaksanaan KKN berakhir.

Kepala Desa Jragung, Edy Susanto, S.Sos., menyambut baik kehadiran website tersebut. Pemerintah Desa Jragung berharap platform yang sebelumnya belum dimiliki ini dapat terus dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan sehingga mampu menjadi media informasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperluas pengenalan potensi desa.

Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pemanfaatan teknologi sebagai infrastruktur digital dalam pengelolaan informasi desa. Selain itu, program ini juga turut berkontribusi pada pencapaian SDGs 11: Sustainable Cities and Communities melalui penguatan akses informasi serta pengenalan potensi pariwisata dan UMKM sebagai bagian dari pengembangan komunitas lokal.

Ke depan, keberlanjutan pengelolaan menjadi kunci agar website tidak berhenti sebagai luaran KKN, tetapi dapat terus berkembang menjadi ruang informasi publik yang aktif sekaligus etalase digital bagi pariwisata dan UMKM Desa Jragung. Transformasi digital yang dimulai melalui program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, dan pengelola potensi wisata.