Mewujudkan SDGs 8 melalui Sosialisasi Peningkatan Nilai Tambah Pisang melalui Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Potensi Lokal

k2 06 a1 g1

Foto bersama mahasiswa KKN-T UNDIP dengan peserta kegiatan sosialisasi peningkatan nilai tambah pisang.  

Jragung, Demak (20/07/2026) – Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Peningkatan Nilai Tambah Pisang melalui Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Potensi Lokal” di Desa Jragung, Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemanfaatan potensi komoditas pisang sekaligus memperkenalkan peluang pengembangan produk olahan berbasis potensi lokal kepada masyarakat. 

Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di rumah Ketua RW 11 dan diikuti oleh masyarakat RW 7 dan RW 11, serta ibu-ibu PKK dan kader kesehatan. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peningkatan nilai tambah komoditas pisang melalui diversifikasi produk olahan sehingga pisang tidak hanya dimanfaatkan dan dijual dalam bentuk segar, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

k2 06 a1 g2

Mahasiswa KKN-T UNDIP menyampaikan materi mengenai peningkatan nilai tambah pisang dan diversifikasi produk olahan kepada peserta.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi pisang sebagai komoditas lokal, pentingnya peningkatan nilai tambah, serta peluang diversifikasi produk olahan. Mahasiswa menjelaskan bahwa pengolahan pisang menjadi berbagai produk dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. 

Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai berbagai alternatif produk olahan pisang serta peluang pengembangannya sebagai produk yang memiliki nilai jual. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi mengenai potensi pisang yang tersedia di lingkungan sekitar, pemanfaatannya, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk olahan tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti materi dan praktik yang diberikan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan produk olahan pisang sebagai salah satu alternatif kegiatan produktif yang dapat dikembangkan di lingkungan masyarakat.

k2 06 a1 g3

Poster edukasi “Peningkatan Nilai Tambah Pisang melalui Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Potensi Lokal” sebagai luaran kegiatan.

Sebagai luaran kegiatan, mahasiswa menghasilkan poster edukasi mengenai peningkatan nilai tambah pisang melalui diversifikasi produk olahan berbasis potensi lokal. Poster tersebut memuat informasi utama mengenai potensi pisang, pentingnya diversifikasi, serta peluang pemanfaatan pisang menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi. Poster diharapkan dapat menjadi media informasi yang mudah dipahami dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sebagai pengingat mengenai peluang pengembangan komoditas pisang.

Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya mengembangkan komoditas lokal menjadi produk yang lebih bernilai. Diversifikasi produk juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan hasil pertanian serta melihat peluang usaha dari komoditas yang tersedia di lingkungan sekitar. 

Program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8: Decent Work and Economc Growth, khususnya Target 8.2 yang mendorong peningkatan produktivitas ekonomi melalui diversifikasi dan inovasi serta Target 8.3 yang mendukung kegiatan produktif, kewirausahaan, kreativitas, dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN-T UNDIP berharap masyarakat Desa Jragung dapat semakin mengenali potensi ekonomi komoditas pisang dan terdorong untuk mengembangkan produk olahan yang inovatif. Pemanfaatan komoditas lokal melalui diversifikasi diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Penulis

Vika Ana Aprilia 

Agribisnis, Universitas Diponegoro