Demak, 01 Juli 2026 – Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, memiliki beragam potensi lokal yang layak dikembangkan, terutama pada sektor pariwisata. Berbagai destinasi wisata yang dimiliki desa menjadi aset penting yang tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berpeluang memperkuat identitas desa sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Sejalan dengan komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), mahasiswa KKN-T IDBU 25 Universitas Diponegoro melaksanakan program digitalisasi informasi pariwisata melalui penyusunan katalog desa wisata berbasis website.
Selama ini, informasi mengenai potensi wisata Desa Jragung masih belum terhimpun dan terdokumentasi secara terintegrasi. Profil destinasi wisata, daya tarik yang dimiliki, lokasi, fasilitas pendukung, hingga informasi mengenai pelaku usaha di sekitar kawasan wisata masih tersebar dan belum tersaji dalam satu media digital yang mudah diakses masyarakat. Kondisi tersebut menyebabkan visibilitas potensi wisata Desa Jragung belum optimal sehingga peluang promosi dan pengembangan sektor pariwisata masih belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menjawab permasalahan tersebut, Siti Anisa, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN-T IDBU 25, berpartisipasi dalam penyusunan katalog digital desa wisata. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan destinasi wisata, pengumpulan informasi mengenai daya tarik masing-masing lokasi, dokumentasi visual, serta penyusunan deskripsi destinasi yang kemudian diintegrasikan ke dalam website resmi Desa Jragung bersama anggota tim website lainnya.
Proses penyusunan katalog dilakukan melalui observasi lapangan dan pengumpulan data secara langsung agar informasi yang disajikan akurat, lengkap, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun calon wisatawan. Selain memuat profil destinasi wisata, katalog digital juga dirancang sebagai media informasi yang mampu memberikan gambaran mengenai potensi lokal Desa Jragung secara komprehensif. Dengan adanya sistem informasi berbasis website, masyarakat dapat mengakses informasi kapan saja tanpa harus memperoleh informasi secara manual.
Menurut Siti Anisa, digitalisasi informasi pariwisata merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan desa berbasis potensi lokal.
“Katalog digital ini diharapkan menjadi media promosi yang mampu meningkatkan akses informasi mengenai destinasi wisata Desa Jragung sekaligus memperluas jangkauan promosi kepada masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro dan Pemerintah Desa Jragung dalam membangun sistem informasi desa yang lebih informatif dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa.
Keberadaan katalog digital di website desa diharapkan mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata Desa Jragung. Informasi yang tersusun secara sistematis akan memudahkan wisatawan memperoleh referensi destinasi, sekaligus menjadi sarana promosi yang dapat memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas. Upaya ini juga mendukung SDG’s 8 melalui penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata, SDG’s 9 melalui pemanfaatan inovasi digital dalam penyebarluasan informasi, serta SDG’s 11 dengan mendorong pengembangan desa wisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Melalui inisiatif tersebut, diharapkan Desa Jragung semakin dikenal sebagai desa yang mampu mengoptimalkan potensi pariwisatanya dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi dan pengembangan ekonomi masyarakat.
