Bolu kukus
pisang jagung
Alat dan Bahan
Baskom atau wadah
Whisk
Spatula
Sendok makan
Sendok teh
Talenan
Pisau
Kuas
Loyang (20×8×7 cm)
Dandang atau kukusan
Lap atau serbet
192 gr tepung terigu
85 gr gula pasir
50 gr gula aren
¾ sdt baking soda
½ sdt baking powder
¼ sdt kayu manis
160 gr pisang (± 4 buah)
1 butir telur
2 jumput garam
½ sdt vanili
1 buah jagung pipil rebus
Margarin secukupnya
Keju parut secukupnya
Langkah Pembuatan
- Masukkan telur, garam, dan vanili ke dalam baskom, kemudian kocok hingga telur menjadi berbusa.
- Tambahkan kayu manis, baking soda, dan baking powder, lalu aduk hingga merata.
- Haluskan pisang, campurkan dengan adonan.
- Masukkan tepung terigu secara bertahap sambil diaduk hingga tercampur rata.
- Tambahkan minyak ke adonan, lalu aduk rata.
- Siapkan loyang untuk adonan, olesi dengan margarin.
- Pipil satu jagung utuh kemudian rebus, angkat dan tiriskan.
- Parut keju secukupnya lalu campurkan dengan jagung pipil yang sudah direbus.
- Masukkan campuran jagung dengan keju sebagai topping ke dalam loyang, lalu padatkan dengan sendok.
- Tuang adonan ke dalam loyang.
- Siapkan dandang kukusan, masukkan air ke dalam dandang lalu letakkan jaring-jaring saringan di atasnya.
- Lapisi tutup dandang kukusan dengan lap atau serbet.
- Nyalakan kompor dengan api sedang.
- Masukkan loyang ke dalam dandang kukusan, lalu kukus adonan selama 50 menit.
- Matikan kompor lalu angkat loyang, tunggu sebentar hingga bolu menjadi agak dingin.
- Keluarkan bolu kukus dari loyang.
- Bolu kukus siap disajikan.
Video Tutorial
Tips dan Trik
Pengocokan dan Pencampuran
- Telur dikocok menggunakan whisk hingga berbusa untuk memasukkan udara sehingga bolu dapat mengembang.
- Setelah tepung dimasukkan, adonan diaduk perlahan dengan teknik melipat (folding) menggunakan spatula agar udara tidak hilang dan bolu tidak bantet.
Bahan-bahan
- Gula aren dikombinasikan dengan gula pasir untuk memberikan aroma karamel, warna lebih kecokelatan, serta tekstur yang lebih lembap.
- Pisang sebaiknya dihaluskan tepat sebelum digunakan agar tidak mengeluarkan terlalu banyak air dan tidak teroksidasi (menghitam).
Proses Pengukusan
- Penggunaan serbet pada tutup dandang bertujuan mencegah tetesan air jatuh ke permukaan bolu.
- Waktu pengukusan selama 50 menit diperlukan agar bolu matang secara merata, tidak basah di bagian dalam maupun kering di bagian luar.
Setelah Proses Pematangan
- Bolu perlu didiamkan hingga agak dingin sebelum dikeluarkan dari loyang agar strukturnya tidak mudah hancur.
- Hasil bolu yang bantet dapat disebabkan oleh pengocokan telur yang kurang lama, adonan yang diaduk terlalu kasar, takaran bahan pengembang yang kurang tepat, atau tutup dandang yang kurang rapat.
Pustaka Materi
Dipersembahkan oleh:
Tim KKN-T IDBU-25 Universitas Diponegoro Kelompok 2
