
Jragung, 25 Juni 2026 – Pemerintah Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 25 Universitas Diponegoro dalam acara pembukaan dan penerimaan yang diselenggarakan di Balai Desa Jragung pada Kamis (25/6). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa yang mengusung tema Implementasi Model Smart Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Komunitas.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Jragung Edy Susanto, S.Sos., dosen pembimbing lapangan dr. Ir. Suyatno, M.Kes., Lilis Wijayanti, S.Gz., M.Gz., dan Syafira Noor Pratiwi, S.Gz., M.Gz., Dietisien. Turut hadir pula perwakilan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 937/Satria Kalijaga yang mewakili Komandan Batalyon Letkol Arm Dony Romansah, S.Sos., M.Han., unsur Kepolisian, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Jragung. Dalam sambutannya, Edy Susanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKNT IDBU 25 Universitas Diponegoro serta berharap seluruh program yang akan dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pengembangan potensi desa.
“Kami bersyukur karena Desa Jragung berhasil masuk dalam nominasi dan meraih Juara I pada ajang Lomba Desa Wisata tingkat Kabupaten Demak. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Desa Jragung memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKNT Universitas Diponegoro dapat turut memberikan inovasi dan kontribusi dalam mengoptimalkan potensi desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Edy Susanto, S.Sos.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh dosen pembimbing lapangan yang mengajak seluruh mahasiswa untuk menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui program-program yang selaras dengan kebutuhan desa.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil Desa Jragung yang mengenalkan kondisi wilayah, potensi desa, serta berbagai sektor unggulan yang dimiliki. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran awal mengenai karakteristik Desa Jragung sebagai bekal dalam menyusun dan melaksanakan program kerja selama masa pengabdian.
Dalam pelaksanaan KKNT IDBU 25 Universitas Diponegoro, mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan wilayah pengabdian. Kelompok 1 akan ditempatkan dan berfokus di RW 10 Dukuh Ngipik serta RW 4 Dukuh Karanggondang. Sementara itu, Posko 2 akan melaksanakan kegiatan pengabdian di Dukuh Krajan, sedangkan Posko 3 akan berfokus di Dukuh Ndelik. Pembagian wilayah ini dilakukan agar setiap kelompok dapat menjalankan program kerja secara optimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.


Melalui kegiatan pembukaan dan penerimaan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Universitas Diponegoro, Pemerintah Desa Jragung, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang memberikan dampak nyata. Dengan mengusung tema Implementasi Model Smart Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Komunitas, mahasiswa KKNT IDBU 25 Universitas Diponegoro diharapkan mampu mengembangkan potensi pangan lokal, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan Desa Jragung secara berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat dengan seluruh elemen desa.
